Sumber: <a href="https://www.freepik.com/free-photo/html-css-collage-concept-with-person_36295466.htm#fromView=search&page=1&position=12&uuid=c83b2f4f-907d-4fbe-8d08-81715dfd8842">Image by freepik</a>
Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan terkenal akan kemampuannya yang dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan manusia. Hal tersebut dikarenakan adanya bahasa yang mampu menghubungkan antara komputer dan manusia yang disebut sebagai Natural Language Processing (NLP) atau pemrosesan bahasa alami.
Dengan bahasa ini, maka komputer mampu memahami bahasa manusia, termasuk sifat dan karakteristiknya. Oleh sebab itu, komputer dapat melakukan umpan balik baik dalam bentuk teks, audio, maupun suara. Ingin tahu lebih mendalam seputar pemrosesan bahasa alami? Yuk cek rinciannya berikut ini.
Apa itu Natural Language Processing?
Natural Language Processing (NLP) adalah cabang dari ilmu AI (Artificial Intelligence) dan bagian dari machine learning yang membuat komputer dapat memahami, mengintrepretasikan, mengenali, dan memanipulasi bahasa manusia.
NLP termasuk gabungan antara deep learning, model statistik, machine learning, hingga linguistik komputasional. Dengan proses yang panjang, maka komputer dapat mempelajari tentang bahasa manusia serta memahami maksud dari setiap hal yang dibicarakannya.
Penggunaan NLP oleh perusahaan umumnya digunakan untuk memproses data secara otomatis. Khususnya perusahaan yang memiliki konten data berupa teks, gambar, audio, video, atau lainnya.
Teknologi ini akan memproses semua data tersebut, menganalisis satu per satu sentimen atau maksudnya, lalu merespons komunikasi dengan manusia secara real time.
Berbeda dengan teknologi pemrograman sederhana, NLP mampu mengenali perbedaan pengucapan bahasa dari berbagai dialek, membedakan dengan bahasa slang atau bahasa gaul, mengenali tulisan tidak baku, memahami kata-kata singkatan, hingga mendeteksi penyimpangan tata bahasa yang ada.
Contoh umum aplikasi pemrosesan bahasa alami pada bisnis yaitu penggunaan chatbot yang dapat menjawab pertanyaan pelanggan secara natural berdasarkan query kompleks yang di tanyakan tiap-tiap pengguna.
Cara Kerja Pemrosesan Bahasa Alami
NLP bekerja dengan cara menggabungkan antara deep learning, linguistik komputasional, dan machine learning agar dapat memproses bahasa manusia. Namun, prosesnya sendiri melalui tahapan seperti berikut:
1. Pengumpulan Data
Pertama, untuk melakukan implementasi NLP maka harus diawali dengan pengumpulan data entah itu dalam bentuk teks, audio, maupun video. Data ini bisa didapatkan secara internal seperti email, survei, data chat pelanggan maupun dari sumber eksternal seperti dari internet.
2. Prapemrosesan
Setelah data terkumpul, maka selanjutnya sistem Natural Language Processing akan melakukan beberapa teknik prapemrosesan seperti:
- Tokenisasi: memecah kalimat menjadi frasa atau kata
- Stemming: menyederhanakan suatu kata ke bentuk dasar
- Lemmatisasi: menyederhanakan kata ke dalam akarnya
- Eliminasi: menghapus berbagai kata tambahan yang tidak bermakna
4. Pelatihan
Proses pelatihan algoritma NLP butuh data besar sehingga hasilnya akan tepat dan akurat. Untuk melatihnya, maka membutuhkan machine learning dan deep learning atau memakai data yang telah diproses di awal. Lama tidaknya proses ini tergantung pada sumber daya hardware maupun software yang tersedia.
5. Deployment Model
Terakhir, akan dilakukan deployment model dengan mengintegrasikan model ke dalam lingkungan produksi yang telah tersedia di dalamnya. Nantinya, model NLP akan menerima input lalu memprediksi outputnya sesuai dengan tujuan spesifik yang telah didesain.
Manfaat Natural Language Processing bagi Bisnis
Banyak peran penting dan manfaat NLP bagi bisnis atau perusahaan seperti halnya:
- Meningkatkan produktivitas kerja dengan penyelesaian tugas analisa data secara otomatis.
- Membantu terhubung dengan pelanggan selama 24/7 menggunakan chatbot yang mampu melayani pelanggan secara akurat.
- Menghemat waktu dan biaya produksi mengingat NLP mampu menghemat pengeluaran untuk tenaga kerja.
- Mampu menganalisa data secara objektif, cepat, dan akurat termasuk untuk data skala besar (big data analytics) sekalipun.
Demikian informasi singkat seputar Natural Language Processing beserta cara kerja maupun manfaatnya bagi bisnis. Apakah tertarik untuk mencoba mengaplikasikan teknologi ini di bisnis yang Anda miliki?
